Wonokerso, Limpung, Batang
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Wonokerso | |
|---|---|
| Desa | |
| Negara | |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Kabupaten | Batang |
| Kecamatan | Limpung |
| Luas | 5125 ha |
| Jumlah penduduk | 2010 pada tahun 2014- |
| Kepadatan | - |
Asal Usul Nama Desa Wonokerso Kec.limpung kab batang
Sejarah desa wonokerso dikisahkan pada jaman dulu, ada serombongan orang pendatang, rombongan tersebut adalah rombongan Panji Pulang Jiwo beserta para pengikutnya yang datang dari utara. Sesampainya ditempat tersebut beliau beserta pengikutnya menebang hutan untuk tempat bermukim bersama para pengikutnya menebang hutan. Untuk tempat bermukim bersama para pengikutnya dan hal tersebut berlangsung secara turun temurun.Pada saat penebangan, hutan tersebut sangat lebat dan kayu yang ditebang berukuran besar-besar ( Bahasa jawa = Geng – geng ), maka pada akhirnya mereka menamakan tempat itu dengan nama ”segenggeng” yaitu salah satu dukuh yang ada di wonokerso.
Kemudian mereka memilih seorang pemimpin / yang di tuakan yang pada akhirnya disebut dengan ”petinggi”,
Selanjutnya Panji Pulang Jiwo bermaksud mengadakan perjalanan kearah selatan. Akhirnya mereka berhenti di suatu tempat dan membuka tempat tinggal baru. Pada saat melaksanakan penebangan tepatnya dijalan yang menikung (dalam bahasa jawa = tenggong), mereka menyisir kearah timur, dan disuatu pinggiran sungai mereka menemukan pohon kemiri sehingga banyak orang yang berbondong – bondong ( dalam bahasa jawa = byung –byungan ), mencari buah kemiri. Disebelah pohon kemiri tersebut terdapat pohon beringin yang lebat dan banyak dihuni oleh kelelawar (dalam bahasa jawa = kalong ), sehingga pada akhirnya daerah tersebut mereka namakan sebagai desa ”ngebyongan” yang juga disebut desa ” Tenggong Kalong”